bola899

Sunday, September 27, 2015

Judi Bola - Sumirlan: PSM Makassar Tak Diinginkan Lolos Ke Semi-Final

Judi Bola - Sumirlan: PSM Makassar Tak Diinginkan Lolos Ke Semi-Final - Direktur klub PSM ini menilai keputusan wasit kerap merugikan tim Juku Eja, sehingga memicu kerusuhan suporter.
Kinerja wasit Piala Presiden 2015 kembali menjadi sorotan. Kali ini giliran PSM Makassar yang mengkritik wasit Bahrul Ulum saat memimpin pertandingan antara Juku Eja dan Mitra Kukar di leg kedua perempat-final Piala Presiden 2015, Sabtu (26/9).
Pertandingan yang dimenangi PSM dengan skor 2-1 itu diakhiri dengan kericuhan suporter. Kericuhan ini dipicu keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah penalti di menit ke-60 ketika Kurniawan Karman dijatuhkan pemain belakang Mitra Kukar.

Judi Bola


Direktur klub PSM Sumirlan menyampaikan permohonan maaf kepada publik Makassar atas kegagalan itu. Kendati menang 2-1, PSM tersingkir karena kalah agresivitas, mengingat di leg pertama menelan kekalahan 1-0. Sumirlan menyatakan, kericuhan suporter terjadi akibat buruknya kepemimpinan wasit.
“Harusnya PSM mendapatkan penalti, tapi wasit membiarkan. Penghinaan yang dilakukan terhadap pemain PSM juga memicu keributan. Kami terpaksa protes ke PSSI dan Mahaka. Sepertinya PSM tdk diinginkan lolos ke semi-final,” cetus Sumirlan.
Keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah penalti mulai memicu ketegangan. Suporter melempar botol ke dalam lapangan. Bahkan sepuluh menit jelang laga berakhir, pihak keamanan terpaksa menembakkan gas air mata ke arah suporter untuk menghentikan kericuhan meluas. Satu unit mobil pemadam kebakaran terlihat memadamkan api di tribun penonton.
Hal ini membuat ratusan suporter yang berada di tribun terbuka bagian timur berhamburan. Kepanikan suporter ini membuat beberapa diantaranya jatuh pingsan, karena tidak kuat menahan gas air mata. (gk-69)



Judi Bola
 

No comments:

Post a Comment